Blog yang menyediakan pelajaran, source code, dan artikel-artikel seputar pemrograman dan komputer.

Saturday, March 30, 2013

Solusi error pada CodeBlocks /bin/sh: 1: g++: not found Ubuntu 12.04

10:43 AM Posted by Vyn No comments
Jika anda seorang yang biasa menggunakan aplikasi windows untuk programming C++ dan sekarang beralih untuk menggunakan linux. Kemudian anda memilih CodeBlocks sebagai IDE anda dalam programming C++ dan anda menemukan sebuah error saat kompilasi sehingga anda harus googling dan sampai kesini, maka anda mendatangi tempat yang tepat.

Jika anda mengalami Error pada saat compile dan terdapat pesan seperti berikut di bagian output:

Compiling: /home/vyn/Workspace/CodeBlock/PAKECASE.cpp
/bin/sh: 1: g++: not found
Process terminated with status 127 (0 minutes, 0 seconds)
0 errors, 0 warnings


Permasalahan tersebut muncul karena tidak terdapatnya file g++ di dalam folder sh system (saya juga tidak tahu g++ itu apa). yang jelas, SOLUSInya adalah:

#Anda harus terkoneksi ke internet
1. buka terminal (ctrl+alt+t)
2. ketik:


     sudo apt-get install g++ 

3. Linux akan meminta password untuk login sebagai super user, silahkan diketik trus teken enter.
4. tunggu sampai selesai.

Buka Code::Blocks anda, dan selamat melanjutkan code! :)

Note :
Penulis telah berpindah dan melanjutkan penulisan artikel dan tutorial yang berkaitan dengan teknologi dan pemrograman di vynhart.com :-)

visit : Blog teknologi dan pemrograman.

Eclipse yang tidak menampilkan Java Project pada Ubuntu 12.04

10:28 AM Posted by Vyn , No comments
ketika hendak membuat sebuah project java baru di IDE eclipse, saya tidak dapat membuatnya karena tidak ada pilihan untuk membuat sebuah project java seperti pada tampilan pada gambar berikut:




Yang terjadi pada saya adalah, ternyata saya lupa untuk meng-ikut-sertakan add-ons JDT pada saat menginstall eclipse dari Ubuntu Software Center. Mungkin yang terjadi pada anda adalah hal yang sama, untuk itu lakukan hal berikut:
#pastikan anda terkoneksi dengan internet,
1. Tutup saja dulu eclipse anda.
2. Ubuntu Software Center.
3. klik pada tab Installed
4. klik Developer Tools
5. klik Eclipse, More Info

pada Add-ons,
klik checkbox Eclipse Java Development Tools (JDT), lalu klik Apply Changes.


Tunggu sampai proses download add-ons selesai, setelah selesai maka buka eclipse anda kembali, hasilnya:


Selamat develop! :)

Thursday, March 28, 2013

Sunday, March 17, 2013

Thursday, January 31, 2013

mengenal aSP.NET MVC

9:14 AM Posted by Vyn No comments
Pada post ini saya akan mencoba untuk membahas sedikit pengetahuan saya tentang pembangunan sebuah website dengan framework MVC. Tidak berarti saya ahli dalam hal ini, justru saya menulis untuk menambah kepahaman saya dalam pembelajaran.

Saya akan menyajikannya dengan bahasa sederhana, mungkin terlalu sederhana untuk anda harapkan dapat memahami sedetil-detilnya hal yang terdapat di dalamnya. Sehingga post ini cocok untuk anda yang sama sekali belum pernah menyentuh MVC dan ingin berkenalan dengannya.

Secara sederhana, MVC merupakan sebuah Framework (bingkai kerja) yang didesain untuk memudahkan developer dalam pembangunan sebuah website yang dikerjakan secara bersama-sama. Ide besarnya adalah dengan membuat sebuah sistem website terbagi menjadi bagian-bagian yang benar-benar terpisah dan hanya berhubungan pada bagian-bagian spesifik (maaf jika kurang mengerti, lanjutkan saja membaca).

MVC merupakan sebuah singkatan dari (Model-View-Controller), yaitu sebuah metode pembagian sistem website ke dalam tiga komponen utama tersebut.
-Model : Jika anda membuat sebuah sistem yang menangani pengolahan data di sebuah jurusan di perguruan tinggi, tentunya akan ada banyak objek yang terlibat didalamnya, mulai dari Mahasiswa, Dosen, Mata Kuliah, KRS, hingga Transaksi pembayaran SPP. Setiap objek memiliki atributnya masing-masing. Seperti mahasiswa yang paling tidak memiliki atribut nama dan nim, semua data dari mahasiswa tersebut biasanya akan disimpan di dalam tabel dalam database. Model bekerja sebagai class-class yang mendefinisikan segala atribut yang dimiliki oleh tuao objek dan keterkaitannya dengan objek lain, yang nantinya akan menjadi 'driver' bagi projek untuk berhubungan dengan database. sehingga developer tidak perlu repot-repot untuk membuat databasenya secara manual, dan menuliskan satu persatu query yang dibutuhkan untuk memanipulasinya. Model ada untuk men-spesifikasikan setiap tabel dan field-field dalam database tersebut untuk diolah nantinya. Namun perlu dicatat bahwa Model benar-benar hanya merupakan sebuah 'model' objek yang terdapat dalam aplikasi. Model tidak menangani pengolahan data apapun, termasuk manipulasi database, model hanya bertindak sebagai 'pendefinisi' bentuk dari tabel dan syarat-syarat tertentu dari setiap fieldnya (misal: field nim tidak boleh memiliki huruf, dsb'). Perhitungan dan segala manipulasi data nantinya akan di handle di dalam controller.
-View : View adalah apa yang anda lihat di dalam browser saat anda membuka sebuah website, baik itu website anda sendiri maupun website orang lain. View bekerja sebagai 'performer'. Jika dapat dianalogikan view adalah seorang artis yang sedang beraksi di atas panggung tanpa peduli bagaimana kompleksnya sebuah panggung dapat berdiri semegah itu, mulai dari tata letak lampu sampai kembang api yang muncul pada saat pertunjukan berakhir. View bertugas untuk 'tampil' di hadapan penonton. View tidak pernah berhubungan langsung dengan model, setiap data yang dikirim atau diterima oleh 'penonton'(user) akan dikirim ke controller untuk selanjutnya ditangani ke mana arah data tersebut akan berjalan. dalam beberapa aspek, tidak mustahil ada perhitungan, ataupun pengolahan data yang terjadi di dalam view (contohnya jika anda menggunakan javascript), tapi view hanya dapat berhubungan dengan controller dalam pengolahan database, misalnya jika view ingin mengambil data dari database untuk ditampilkan ke hadapan user, maka view akan meminta controller untuk mengambilkannya, kemudian setelah controller kembali dari database, maka view akan 'menyajikannya' ke hadapan user.
-Controller : Di dalam sebuah organisasi, controller adalah 'seksi sibuk', sekaligus manajer. Controller berperan sebagai 'pengatur'. mulai dari halaman mana yang harus ditampilkan duluan ke user, data apa yang diperlukan sampai penyimpanan dan pengambilan data dari database. Controller adalah penghubung antara view dengan model. Controller yang mengatur 'flow' dari sistem, dan di dalam controller terdapat banyak fungsi untuk berpindah dari halaman satu ke yang lain, atau fungsi untuk pengambilan beberapa data, untuk diseleksi dan dikirimkan ke view.
dari pengertian tiga aspek di atas, maka dapat kita pahami bahwa MVC adalah sebuah rancangan metode pengembangan software dengan membagi nya menjadi aspek-aspek yang spesifik. Pembagian secara spesifik ini sangat berguna dalam pengembangan sebuah sistem web yang besar, sehingga para programmer yang mengatur view agar terlihat cantik tidak perlu repot memikirkan apa yang harus dilakukan untuk mengambil data tertentu dengan kondisi tertentu pula (misal: ambil data mahasiswa laki-laki yang IPKnya di atas 3), itu semua akan dilakukan oleh controller, yang dia tahu hanya memanggil sebuah fungsi dari controller dengan memberikan parameter-parameter tertentu. programmer lain lah yang mengatur bagaimana agar data tersebut dapat tersaji dengan benar dari model.

Sampai sini, kita telah memahami bagaimana 'ide besar' dari framework MVC yang dibuat oleh microsoft, untuk dapat menggunakan MVC, anda harus memiliki Visual Web Developer 2010 atau Microsoft Visual Studio 2010.

Satu hal lagi, terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara MVC 2 dengan MVC 3, sehingga pada VS 2012 MVC 1 dan 2 tidak lagi ada. Saya juga memulai belajar MVC mulai dari MVC 4 tanpa pernah tahu bagaimana MVC1 dan 2, dan apa saja kekurangannya.

sekian tulisan saya tentang MVC, semoga bermanfaat. :)

Assalamu'alaykum.

Sunday, December 9, 2012

Access restriction: error ketika coding di eclipse

5:16 AM Posted by Vyn No comments
Pernah melihat, atau sedang mengalami hal berikut sehingga anda harus googling dan akhirnya mampir ke blog ini?

ketika sedang coding di Eclipse IDE, mungkin anda menemukan pesan seperti ini di editor anda dan menyebabkan kode yang anda tulis tidak dapat di compile sama sekali. error seperti di atas dapat disebabkan karena class yang ingin anda import ke dalam project tidak dapat di akses karena aturan dari Operating System yang tidak mengizinkan untuk mengakses ke daerah tersebut.

Solusinya:Error seperti ini dapat ditangani dengan mengatur setting yang ada di dalam IDE. ikuti langkah berikut.
Buka menu Windows -> Preferences -> Java -> Compiler -> Errors/Warnings


Pilih bagian Deprecated and Restricted API, ubah value dari bagian Forbidden Reference (access rules) yang awalnya "error" menjadi warning atau ignore, kemudian klik Apply dan klik OK. pilihan ini akan me-rebuild semua project anda, jangan khawatir, tekan saja OK.

selesai. anda sekarang dapat meng-compile program anda dengan nyaman.

Thursday, December 6, 2012